PH 1 susulan sejarah Indonesia
PH 1 susulan sejarah Indonesia
Navira Millati Azka X Ips
AKULTURASI KEBUDAYAAN NUSANTARA DAN HINDU-BUDDHA
Akulturasi kebudayaan adalah suatu proses percampuran antara unsur unsur kebudayaan yang satu dan kebudayaan yang lain sehingga membentuk kebudayaan baru,
Keb kebudayaan Hindu Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja hal hal tersebut disebabkan oleh hal-hal berikut:
1. Masyarakat Indonesia telah memiliki dasar-dasar kebudayaan yang cukup tinggi.
2. Kecakapan istimewa yang dimiliki bangsa Indonesia yang disebut dengan local genius. Local genius adalah suatu kecakapan dalam menerima kebudayaan asing dan mengolahnya menjadi suatu kebudayaan yang selaras dengan kepribadian bangsa.
Masuknya pengaruh budaya dan agama hindu-budha di Indonesia dibedakan menjadi tiga periode yaitu:1.periode awal pada abad ke-5 sampai 11
2.periode tengah pada abad ke-11 sampai 16 Masehi dan
3.periode akhir pada abad ke-16 sampai sekarang.
Contoh hasil akulturasi antara kebudayaan Hindu Budha dan kebudayaan asli Indonesia yaitu:
1.seni bangunan
a.candi
Candi merupakan sebuah bangunan yang berasal dari zaman kekuasaan kerajaan-kerajaan Hindu Budha di Indonesia kata candi berasal dari kata candika yaitu salah satu nama dari Dewi Durga atau Dewi maut Candi juga berasal dari kata cinandi yang berarti makam Candi Prambanan Candi Kalasan Candi gebang candi Dieng Candi gedong songo sedangkan contoh candi Budha adalah candi Borobudur Candisari Candi Plaosan candi banyunibo dan Candi muara Takus bangunan candi terdiri dari tiga bagian yaitu:
1. Bhurloka,adalah bagian candi yang melambangkan kehidupan dunia fana
2. Bhurvaloka,adalah bagian candi yang melambangkan tahap pembersihan dan pemurnian jiwa
3.svarloka, melambangkan tempat para dewa atau jiwa yang telah disucikan.
Ciri utama candi bercorak Hindu yaitu adanya Ratna yaitu hiasan berbentuk bunga teratai yang masih kuncup di puncaknya relief ukiran ukiran yang membentuk suatu seni cerita atau ajaran Tri Murti agastya dan Ganesha. Sedangkan ciri-ciri candi-candi Budha adalah banyaknya patung Buddha atribut sederhana serta bangunan stupa dengan patung Buddha di dalamnya dan di kening patung Buddha terdapat warna yaitu tanda mata ketiga.
b.Stupa
Stupa memiliki tiga bagian dari bangunan:
a.Andah, melambangkan dunia bawah tempat manusia yang masih dikuasai hawa nafsu
b.Yanthra, merupakan suatu benda untuk memusatkan pikiran saat bermeditasi
c.Cakra, melambangkan nirwana tempat para dewa
Bangunan stupa di Indonesia memiliki kekhasan sendiri di tempat lain bangunan stupa berdiri sendiri sedangkan di Indonesia bangunan stupa menjadi bagian dari candi atau kompleks Candi tertentu.
2.Seni rupa dan Seni Ukir relief kala makara pada candi dibuat sangat indah dasar hiasan relief kala makara dalam motif motif binatang dan tumbuh-tumbuhan berikut relief yang ada di Candi Borobudur:
a.Relief karmawibhanga
b.Relief Lalitavistara
c.Relief Jatakamala-Awadana
3.Seni pertunjukan
Menurut J.LA Brandes seni pertunjukan asli yang dimiliki bangsa Indonesia sebelum masuknya unsur-unsur budaya India adalah gamelan gambaran tentang gamelan Jawa kuno pada masa kerajaan Majapahit dapat dilihat pada beberapa sumber seperti pada prasasti dan kitab kesusastraan.
4.Seni sartra dan Aksara
Perkembangan seni sastra di Indonesia juga mendapat pengaruh India pada waktu itu seni sastra ada yang berbentuk prosa dan tembang atau puisi berdasarkan isinya kesusastraan dapat dikelompokkan menjadi tutor kitab hukum dan wiracarita atau kepahlawanan di Indonesia wiracarita sangat terkenal terutama kitab Ramayana dan Mahabharata selanjutnya muncul hasil gubahan dari para pujangga Indonesia seperti kitab Bharatayudha dan digubah oleh mpu sedah dan mpu Panuluh.
Prasasti dapat dikelompokkan sesuai bahasanya yaitu:
a. Prasasti dalam bahasa Sansekerta, misalnya prasasti yang dipahatkan pada tiang batu yupa di wilayah kerajaan Kutai.
b. Prasasti yang menggunakan bahasa Jawa kuno misalnya prasasti kedu dan Dinoyo.
c. Prasasti dalam bahasa Melayu kuno misalnya prasasti kedudukan bukit dan prasasti talang tuo
d prasasti dalam bahasa Bali kuno contohnya prasasti dalam huruf Bali kuno adalah prasasti jumlah dan prasasti ugrasena.
5.Sistem kepercayaan
Masyarakat pada waktu itu sudah mempercayai adanya kehidupan sesudah meninggal itu sebagai roh halus oleh karena itu roh nenek moyang dipuja oleh orang yang masih hidup atau animisme fungsi candi di India adalah sebagai tempat pemujaan sedangkan di Indonesia disamping sebagai tempat pemujaan sendiri juga sebagai makam raja atau untuk penyimpanan Abu jenazah raja yang telah meninggal secara filosofi lingga dan Yoni adalah lambang kesuburan dan lambang.
6.Sistem Pemerintah
Sistem pemerintahan yang dianut di Indonesia sebelum masuknya pengaruh Hindu Budha ke Indonesia adalah sistem pemerintahan desa yang dipimpin oleh seorang kepala suku yang dipilih berdasarkan kekuatan dan kelebihannya pimpinan tertinggi dalam sebuah kelompok adalah seorang raja yang diyakini sebagai titisan atau reinkarnasi dewa atau dewa Siwa ataupun dewa Wisnu.
Salah satu bukti adanya akulturasi dalam bidang pemerintahan misalnya seorang raja harus berwibawa dan dipandang memiliki kekuatan gaib seperti pada pemimpin masa sebelum hindu budha.
7.Arsitektur
Bentuk akulturasi arsitektur pada masa Hindu yaitu bangunan keagamaan berupa candi atau arca sangat dikenal hal itu dapat dilihat pada bangunan sakral peninggalan Hindu seperti Candi gedong songo.
Pada zaman praaksara bangunan suci punden berundak sudah berkembang sebagai penggambaran alam semesta yang bertingkat-tingkat tingkat paling atas yaitu tempat persemayaman roh nenek moyang alas atau candi berbentuk persegi atau bujur sangkar bagian kaki Candi disimbolkan sebagai dalam ajaran Buddha atau brokat dalam ajaran Hindu.
8.Sistem penanggalan
Di Indonesia penggunaan kalender Saka dimodifikasi dengan unsur-unsur penanggalan lokal terutama di Jawa dan Bali.seperti penggunaan candrasangkala atau kronogram dalam memperingati sebuah peristiwa candrasangkala adalah/penulisan tahun dalam bentuk sandi perlambang yang biasanya diwujudkan dalam bentuk untaian kalimat agar mudah diingat macam-macam peristiwa yang diberi sangkalan yaitu berdirinya sebuah,kerajaan runtuhnya kerajaan meninggalnya raja dari suatu kerajaan dan tahun pembuatan karya sastra.
Komentar
Posting Komentar